Puskesmas Kupang Kota

Warta Puskesmas

DEMAM BERDARAH DENGUE MENINGKAT DI MUISM PENGHUJAN

Ditulis Oleh | Selasa, 22 Desember 2020 06:53
Beri Rating
(0 votes)
DEMAM BERDARAH DENGUE MENINGKAT DI MUISM PENGHUJAN

Waspadalah waspadalah dimusim penghujan ini banyak menimbulkan penyakit yang beresiko tinggi, salah satunya Demam Berdarah Dengue yang sudah tidak asing lagi diantara kita

Sudah banyak korban jiwa yang diakibatkan oleh Demam Berdarah Dengue ini beberapa saat yang lalu, tanda dan gejala yang sering tidak diketahui dan dianggap remeh oleh sebagian orang yang mengakibatkan peningkatan kasus ini. Adapun sikap tak acuh dalam lingkungan sekitar dalam melakukan dan memperhatikan kebersihan lingkungan juga merupakan salah satu penyebab utama.

Dalam bulan Desember 2020 ini saja khususnya wilayah kerja puskesmas Kupang Kota sudah terdapat 5 kasus positif DBD ini, tutur Pengelola Program  ibu Ukayah, SKM yang bertugas juga sebagai Surveilens di UPTD Puskesmas Kupang Kota, dengan jumlah kasus Anak sebanyak 3 orang dan Dewasa sebanyak 2 dari kelurahan binaan puskesmas Kupang Kota.

 

Berikut beberapa gejala yang mengindikasikan penyakit DBD:

  • Demam tinggi yang mendadak atau tiba-tiba
  • Sakit kepala
  • Pegal
  • Linu
  • Mual
  • Nyeri sendi
  • Bintik-bintik merah
  • Pendarahan di gusi
  • Mimisan
  • Sakit perut
  • Pendarahan di bawah kulit (memar)
  • Kerusakan pada pembuluh darah atau getah bening

Masa inkubasi dari terinfeksinya virus dengue bisa terjadi dalam waktu 4-8 hari setelah digigit oleh nyamuk perantara virus. Saat ini dengan alat-alat pemeriksaan terbaru untuk DBD, deteksi virus dengue sudah bisa dilakukan kurang dari 48 jam. Bahkan, kata Ukayah, demam tinggi mendadak yang baru hitungan enam jam sekalipun sudah bisa terdeteksi apakah itu demam yang disebabkan oleh melawan virus dengue atau bukan.

 

 

  1. Fase demam

Setelah virus mulai menginfeksi, fase pertama akan muncul demam tinggi yang tiba-tiba dan bisa lebih dari 40 ºCelsius. Demam dapat berlangsung selama 2-7 hari.

Selain demam, akan muncul gejala lain, seperti mual, muntah, sakit kepala, sakit tenggorokan, muncul bintik-bintik kemerahan di kulit, serta nyeri otot, tulang, dan sendi.

Untuk penanganan awal di rumah dapat diberikan banyak minum sebagai asupan cairan, obat penurun panas, dan kompres selanjutnya bisa dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

  1. Fase kritis

Setelah fase demam, pasien DBD biasanya akan mengalami fase kritis yang mengecoh karena pada tahap ini demam sudah turun drastis sehingga sering dianggap sembuh.

Fase kritis dapat terjadi 3-7 hari sejak demam dan berlangsung selama 24-48 jam. Pada fase ini, cairan tubuh penderita harus dipantau ketat. Pasien tidak boleh kekurangan maupun kelebihan cairan.

Fase ini harus cepat mendapatkan perawatan. Pada beberapa kasus, pasien dapat mengalami syok atau penurunan tekanan darah yang drastis, serta perdarahan pada kulit, hidung, dan gusi. Apabila tidak ditangani segera, kondisi ini dapat berakibat fatal.

  1. Fase penyembuhan

Setelah fase kritis sudah dilewati dengan penanganan tepat, umumnya pasien DBD akan mengalami demam kembali.

Umumnya saat demam kembali naik, trombosit pun juga akan perlahan naik. Cairan tubuh yang tadinya turun selama dua fase pertama juga pelan-pelan mulai kembali normal.

Fase penyembuhan juga biasanya ditandai dengan nafsu makan yang meningkat, nyeri otot yang membaik, dan rutinitas buang air kecil kembali normal seperti sediakala.

Selama melalui fase-fase demam berdarah di atas, kondisi penderita harus terus dipantau. Bila muncul keluhan berupa sesak napas, keluar keringat dingin, atau terjadi perdarahan, segeralah ke IGD di rumah sakit terdekat.

Demam Berdarah Dengue dapat dicegah dengan beberapa cara yaitu “3M Plus”

  1. Menguras dan menyikat
  2. Menutup tempat penampungan air
  3. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas
  4. PLUS, Mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti :
    • Menggunakan obat anti nyamuk
    • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
    • Memasang kawat anti nyamuk pada ventilasi
    • Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup
    • Menanam tanaman anti nyamuk
    • Dll

 

 

 

Dibaca 102 Kali Terakhir Diperbaharui Selasa, 22 Desember 2020 07:08
Hans Mandala

puskkk.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

TAK CUKUP ANAK ASAL KENYANG

TAK CUKUP ANAK ASAL KENYANG

Yang penting anak kenyang Read More
PEMANTAUAN JENTIK BERKALA

PEMANTAUAN JENTIK BERKALA

Pemeriksaan jentik berkala adalah Read More
TBC Dan Resiko

TBC Dan Resiko

Indonesia masih banyak yang Read More
KeHaraman VS Vaksinasi

KeHaraman VS Vaksinasi

Masalah halal dan haram Read More
Seimbangkan Gizi

Seimbangkan Gizi

Gizi seimbang adalah susunan Read More
Posyandu Ku Posyandu Mu

Posyandu Ku Posyandu Mu

Sejarah Lahirnya Posyandu Untuk Read More
PUSKESMAS KUPANG KOTA RAMAH ANAK

PUSKESMAS KUPANG KOTA RAMAH ANAK

Pelayanan Puskesmas terhadap masyarakat Read More
Gula Darah Tinggi vs Gula Darah Rendah

Gula Darah Tinggi vs Gula Darah Rendah

Dalam ilmu medis, keberadaan Read More
Bulan Imunisasi Anak Sekolah

Bulan Imunisasi Anak Sekolah

BIAS adalah bulan dimana Read More
  • 1