AHLI GIZI KU KAMPANYEKAN ISI PIRINGKU Featured

Ditulis Oleh | Selasa, 24 September 2019 01:22 | Dibaca : 370 Kali | Terakhir Diperbaharui : Selasa, 24 September 2019 01:45
AHLI GIZI KU KAMPANYEKAN ISI PIRINGKU

Ahli Gizi Puskesmas Kupang Kota, Habsibah M M Betty, Sgz, M.Kes di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur menerapkan program Pemerintah “ISI PIRINGKU” pada masyarakat Kota Kupang di Posyandu Balita Pada Wilayah kerja Puskesmas. Selain itu juga mempraktekan cara pembuatan MP-ASI ( Makanan Pendamping Air Susu Ibu) dari makanan orang dewasa agar orangtua Balita dapat menghemat waktu dan bahan makanan bagi Bayi-Balita kesayangan mereka.


      

Kementriaan kesehatan menegaskan penggantian Slogan 4 Sehat 5 Sempurna menjadi ISI PIRINGKU untuk kebutuhan sehari-hari dan pemenuhan Gizi Seimbang bagi masyarakat Indonesia.

 

Alasan kenapa slogan itu diganti yakni karna program 4 Sehat 5 Sempurna yang dulu dikampanyekan pemerintah ternyata dianggap tidak sesuai, karena pedoman makan yang diberikan malah bisa menjadi tidak sehat jika porsi dan gizinya tidak seimbang. Sebagai contoh, seseorang yang menerapkan pola makan 4 Sehat 5 Sempurna dengan nasi, lauk, sayur, buah, dan susu, tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan jika porsi di piringnya sebagian besar adalah nasi, sementara lauk dan sayurnya hanya sedikit.

              
   

Terlebih lagi, panduan ini seakan mengharuskan nasi sebagai makanan yang harus selalu ada dalam pola makan sehat, padahal ada banyak karbohidrat lain yang lebih sehat dari nasi. Begitupun dengan keberadaan susu di pedoman 4 Sehat 5 Sempurna yang belum tentu cocok dikonsumsi semua orang, terutama yang mengidap intoleransi laktosa.

Isi piringku berisi porsi makanan yang dikonsumsi di dalam satu piring yang terdiri dari 50% buah dan sayur, sisanya adalah makanan pokok yang terdiri dari karbohidrat dan protein.

   

Selain diagram 'Isi Piringku, Juga ditekankan empat hal penting lainnya yaitu cuci tangan sebelum makan, aktivitas fisik yang cukup, minum air putih cukup, dan memantau tinggi badan dan berat badan. Aktivitas fisik yang cukup disesuaikan dengan kelompok usia yang berbeda-beda mulai dari balita hingga lansia.

Hans Mandala

puskkk.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Beri Komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.